Langsung ke konten utama

Penyebab Bad Mood

Ada banyak hal yang bisa kita lakukan dan kita impikan. Kita bisa berharap pada banyak hal, tapi sering kebanyakan dari kita jika hal tersebut tidak berjalan atau tidak terwujud sesuai dengan keinginan kita, maka secara otomatis kita akan bad mood, hilang semangat, udah engga mood mau gini gitu. Kenapa si kok bisa seperti itu, karena keinginan ataupun harapan itu berjalan tidak sesuai dengan keinginan ataupun bayangan kita. Iyaa benar, tetapi juga tidak sesimpel itu.
Aku pernah nonton Buka Talks di youtube, kayak semacam talk show yang membahas tentang masalah-masalah milenial, saat itu yang jadi pembicara Henry Menampiring,penulis buku Folosofi Teras dengan tema pembicaraan "Lebih Dari Menahan Emosi", diakhir pembicaraannya beliau menyampaikan bahwa  di dunia itu perlu diketahui bahwa ada banyak hal yang berada dalam kendali kita, tapi juga perlu digaris bawahi ada juga hal-hal yang engga bisa kita kendalikan atau “takdir” seperti jodoh, kematian, rezeki, karir dan lain-lain,  kita engga bisa kendalikan itu Tuhan yang mengendalikan itu semua. 
Namun kita sering mengharapkan sesuatu yag engga bisa kita kendalikan, seperti contohnya aku waktu ke kampus nanti pengen di sapa ama si A abis itu di ajak makan bareng, nonton bareng, si A itu tidak bisa dikendalikan oleh kita, karena itu jika misal si A engga masuk kuliah, maka si dia tadi akan moodnya akan berubah secara otomatis menjadi jelek. Itulah penyebab mengapa kita sering bad mood jika sesuatu yang kita harapkan karena kita mengharapkan sesuatu yang bukan di bawah kendali kita.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sekian

Teruntuk yang pernah datang Aku tau kamu tak berniat, tapi aku yang terlalu berharap, terima kasih sudah pernah datang, maaf jika merepotkan. Sekian.

Drama Korea

     Sejujurnya aku salut ama mereka yang nonton drama korea alias dakor yang durasinya berkali-kali lipat lebih lama dibanding film pada umumnya, apalagi setiap akhir episodenya bikin penasaran buat nonton episode berikutnya dan mereka tetap bisa fokus ngerjain tugas, maupun ngelakuin kegiatan lain yang jadi kewajibannya. Dulu aku pernah nonton drakor kalo enga salah “Hospital Ship” dan saat nonton habis satu episode pengen nonton episode selanjutnya karena bikin penasaran, dan begitu seterusnya sampai episode terakhir, jatuhnya malah ambisius buat nyelesain semua episodenya secepatnya, karena bikin penasaran juga selalu kepikiran. Jadi pikiranku saat itu selesein drakornya dulu baru ngerjain yang lain.      Tapi aku jadi berfikir, kay aknya kalo begini terus merugikanku, aku jadi nunda ngerjain tugas yang seharusnya aku duluin dan hal-hal lain yang lebih penting. Kemudian aku memutuskan buat engga nonton drakor lagi. Saat temen nonton drakor aku berusaha ...

KONTEMPLASI

Menarik kembali garis panjang perjalanan kehidupan, bertemu dengan orang-orang asing yang kemudian berkenalan dan berteman dekat maupun hanya sekedarnya. Setiap orang ada waktunya dan setiap waktu ada orangnya begitulah kiranya kata-kata bijak yang kubaca di story seorang teman yang hanya sekedar teman. Seperti halnya ungkapan di zaman ini “ sangat relate ” menjadi kata yang kuucapkan hanya dalam hati dan pikiran. Tentang hal besar bagiku yang mungkin tidak begitu besar baginya, jatuh suka setelah sekian lama mati rasa, tetapi kurasa mati rasa terlalu berlebihan mungkin lebih kepada penuh keraguan dan ketakutan bahkan untuk memulainya. Terkadang suatu hal bagi seseorang mudah namun tidak mudah bagi orang lain. Dengan latar belakang aman yang ternyata palsu membuat beberapa orang sulit beradaptasi ataupun mencerna perilaku orang lain diluarnya. Bukan tidak mengerti hanya mungkin tidak tahu bagaimana cara menerimanya dan memberikan respon yang sepantasnya, mungkin terlihat sangat sepele ...