Langsung ke konten utama

Teman Capek

    Waktu terus berjalan, apapun yang kita suka maupun sama sekali engga kita suka, mau tidak mau harus dijalani dengan lari, menghadapi atau diam dan membiarkannya. Bagiku rasa capek yang datang itu wajar, karena apapun jalan yang di ambil itu juga merupakan perjuangan, perjuangan dari mulai memikirkan, mengambil keputusan hingga menjalankan apa yang sudah diputuskan.

    Salah satu alasan seseorang menyukai suatu lagu adalah karena lagu itu relate dengan apa yang sedang dia alami, sehingga dia merasa engga sendiri, lagu itu yang menemani buat melewati masa yang sedang dia alami. Aku mau kasih rekomendasi lagu-lagu yang mungkin bisa jadi  teman saat rasa capek itu singgah, lagu-lagu yang aku rekomensasiin ini aku pilih dari pengalaman pribadi aku, dan semoga bermanfaat. 

1.    Rehat – Kunto Aji

Lagu Kunto Aji alias mas Kun ini begitu menenangkan, aku berasa dipeluk sama lagu ini terus dibisikin “engga papa”. Bagian lirik yang sangat relate dengan aku adalah “yang dicari hilang, yang dikejar lari, yang ditunggu, yang diharap, biarkanlah Semesta bekerja”.  Selain itu, video musik nya bikin tambah tenang, diakhir videonya ada pesan yang menyentuh, kalian bisa liat official music videonya di https://www.youtube.com/watch?v=yNcGtKAacts.

2.    Lekas Pulih – Fiersa Besari

Di lagu ini aku ngerasa bung Fiersa ingin menyampaikan “bertahanlah, yok bisa yok”. Di bagian lirik “tidak apa-apa menangislah, itu tak menjadikanmu lemah”, mengingatkan bahwa menangis itu wajar, bagiku dengan menangis malah serasa bebannya jadi lebih berkurang, aku kurang setuju dengan adanya anggapan bahwa laki-laki harus kuat  dan tidak boleh menangi, karena menurutku laki-laki juga manusia yang pasti juga punya masalah dan bagiku menangis itu wajar, bukan berarti lemah.  Bagian lirik yang paling ngena buat aku dari lagu ini adalah “dengan segenggam harapan, tubuh ini mencoba bertahan”.

3.    Membasuh – Hindia

Bagiku lagu ini menyampaikan pesan bahwa ternyata hidup bukan tentang mengambil apa yang kita tebar dalam artian apa yang kita berikan untuk untuk orang lain tidak seharusnya kita berharap untuk dibalas budi

4.    Sulung – Kunto Aji

Terkadang kita tidak rela seseorang yang punya tempat tersendiri dihati pergi atau memang kita tidak memiliki tempat dihatinya. Di lagu ini seolah mas Kun ngasih wejangan dengan suara yang lembut dan begitu dalam maknanya ”lepaskanlah ikatanmu, relakanlah yang tak seharusnya untukmu, yang perlu kau jaga dirimu sendiri”.

5.    Melangkah lagi – Matter Halo

Awal aku dengerin lagu ini biasa aja, dan engga terlalu memperhatikan liriknya, hingga pada suatu saat yang relate, lirik lagu ini ngena banget, lagu ini berpesan buat pendengarnya agar jangan menyerah, dan meyakinkan bahwa diri kita itu berarti.

6.    Lagu pejalan – Sisir Tanah

“Kita berjalan saja masih terus berjalan, meskipun kita tak kunjung tau ujung jalan ini” bagiku bagian lirik ini seolah menggambarkan, masa quarter life crisis.

7.    Si Lemah – RAN feat Hindia

Aku ngerasa lagu ini lebih percaya sama aku dibanding diriku sendiri. Saat insecure, lagu ini meyakinkan bahwa kita begitu berharga, dengan segala kekurangan kita dan masih banyak orang yang mau menerima kita apa adanya.   

8.    Mengunci Ingatan – Barasuara

Saat luka yang terus mengganggu hari-hari ingin kita lupakan dan buang jauh-jauh, malah semakin nyata, lagu inilah yang menjadi teman. Menurut aku pribadi, lagu ini lebih ngena saat dibawakan mas Kun, tapi selera masing-masing orang berbeda jadi bukanlah masalah kalo kalian lebih suka lagu ini dibawakan oleh Barasuara (pemilik aslinya) atau yang lain.  

9.    Yang Patah Tumbuh, yang hilang berganti – Banda Neira

Dengerin lagu ini bikin tenang, melodinya yang lembut dan liriknya yang relate punya kekuatan tersendiri untuk  menenangkan hati dan pikiran yang sedang gusar.  

10.    Sampai Kapan – Reza Chandika, Rendha Rais, Laleilmanino

Kali ini aku rekomendasiin lagu tentang cinta-cintaan, tapi tetang takdir cinta alias  jodoh yang tak kunjung bertemu. Sangat relate, berkumpul bersama teman-teman adalah obat penat, juga lebih optimis dalam melewati hari-hari, karena “aku masih punya teman”, tapi terkadang disisi lain, kadang ngerasa sendiri, bertanya-tanya kapan ya bertemu dengannya.  

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sekian

Teruntuk yang pernah datang Aku tau kamu tak berniat, tapi aku yang terlalu berharap, terima kasih sudah pernah datang, maaf jika merepotkan. Sekian.

Drama Korea

     Sejujurnya aku salut ama mereka yang nonton drama korea alias dakor yang durasinya berkali-kali lipat lebih lama dibanding film pada umumnya, apalagi setiap akhir episodenya bikin penasaran buat nonton episode berikutnya dan mereka tetap bisa fokus ngerjain tugas, maupun ngelakuin kegiatan lain yang jadi kewajibannya. Dulu aku pernah nonton drakor kalo enga salah “Hospital Ship” dan saat nonton habis satu episode pengen nonton episode selanjutnya karena bikin penasaran, dan begitu seterusnya sampai episode terakhir, jatuhnya malah ambisius buat nyelesain semua episodenya secepatnya, karena bikin penasaran juga selalu kepikiran. Jadi pikiranku saat itu selesein drakornya dulu baru ngerjain yang lain.      Tapi aku jadi berfikir, kay aknya kalo begini terus merugikanku, aku jadi nunda ngerjain tugas yang seharusnya aku duluin dan hal-hal lain yang lebih penting. Kemudian aku memutuskan buat engga nonton drakor lagi. Saat temen nonton drakor aku berusaha ...

KONTEMPLASI

Menarik kembali garis panjang perjalanan kehidupan, bertemu dengan orang-orang asing yang kemudian berkenalan dan berteman dekat maupun hanya sekedarnya. Setiap orang ada waktunya dan setiap waktu ada orangnya begitulah kiranya kata-kata bijak yang kubaca di story seorang teman yang hanya sekedar teman. Seperti halnya ungkapan di zaman ini “ sangat relate ” menjadi kata yang kuucapkan hanya dalam hati dan pikiran. Tentang hal besar bagiku yang mungkin tidak begitu besar baginya, jatuh suka setelah sekian lama mati rasa, tetapi kurasa mati rasa terlalu berlebihan mungkin lebih kepada penuh keraguan dan ketakutan bahkan untuk memulainya. Terkadang suatu hal bagi seseorang mudah namun tidak mudah bagi orang lain. Dengan latar belakang aman yang ternyata palsu membuat beberapa orang sulit beradaptasi ataupun mencerna perilaku orang lain diluarnya. Bukan tidak mengerti hanya mungkin tidak tahu bagaimana cara menerimanya dan memberikan respon yang sepantasnya, mungkin terlihat sangat sepele ...